MEDIA SOSIAL MENJADI ALAT STRATEGIS
UNTUK
BERWIRAUSAHA
Oleh:
Fitri Nurhasanah
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia
Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Indraprasta PGRI
Abstrak
Perkembangan
teknologi komunikasi yang pesat bukan hanya memengaruhi perubahan secara
komunikasi melainkan juga memengaruhi dalam bidang perekonomian. Seperti,
munculnya media sosial dengan pemanfaatannya yang lebih luas. Pemanfaatan
tersebut sangat dirasakan pada perekonomian yang semakin maju. Media sosial
menciptakan wirausahawan baru dengan berbasis online. Penggunaan media sosial yang mudah, cepat, pasar yang luas
serta harga yang relatif terjangkau menarik perhatian masyarakat untuk
berwirausaha melalui online.
Applikasi media sosial yang banyak dimanfaatkan untuk berwirausaha yaitu facebook dan instagram.
Kata
kunci: Media sosial, Wirausaha,
Instagram, Facebook.
PENDAHULUAN
Pada zaman ini, media sosial
merupakan alat yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Dengan media
sosial manusia dapat berinteraksi satu sama lain dengan bebas tanpa terhalang
oleh jarak. Kapanpun dan dimanapun manusia dapat mengakses media sosial dengan
sangat mudah dan biaya murah. Selain sebagai media untuk berinteraksi, media
sosial juga bermanfaat untuk manusia bebas mengekpresikan dirinya. Manfaat
media soial yang menggiurkan, menjadikan pengguna media sosial semakin
meningkat.
Jumlah
pengguna media sosial yang semakin meningkat dimanfaatkan oleh beberapa
penggunanya untuk menambah manfaat dari penggunaan media sosial. Media sosial
yang sebelumnya hanya dimanfaatkan untuk saling tegur sapa dan sebagai alternatif
penyimpanan seperti foto dan video, kini
bertambah sebagai media untuk berwirausaha. Sehingga, peluang ini juga
dimanfaatkan oleh perusahaan pemilik sosial media seperti facebook dan instagram untuk
menambah fitur khusus promosi bisnis. Berdasarkan
hasil riset Wearesosial Hootshite pada Januari 2019, pengguna media sosial di
Indonesia sudah mencapai angka 150 juta orang.
Ini menjadi alat yang strategis bagi para wirausaha untuk mempromosikan
bisnisnya dengan mudah dan biaya yang terjangkau.
Dibanding membuka toko di pinggir
jalan, media sosial lebih sangkil dan mangkus untuk berwirausaha diera
perekonomian saat ini. Keuntungan berwirausaha melalui media sosial, bukan
hanya biayanya yang relatif terjangkau. namun juga, berpotensi besar untuk
mendapatkan pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, penulis tertarik mengambil
judul “Media Sosial Menjadi Alat Strategis Untuk Berwirausaha.”
Tujuan Penulisan
a)
Agar dapat mengetahui perkembangan media sosial
b) Agar dapat mengetahui pemanfaatan media
sosial
c)
Menginformasikan penggunaan media sosial sebagai alat strategis untuk
berwirausaha
Tinjauan Pustaka
Media Sosial
Media
sosial saat ini berkembang sebagai sarana berinteraksi berbagai kalangan di
seluruh dunia. Perkembangan ini kemudian tentu saja langsung dimanfaatkan
sebagai media promosi yang dinilai efektif (Hamzah, 2013). Seiring
perkembangan zaman, berinteraksi dengan orang-orang yang jaraknya jauh bukan
lagi menjadi suatu hambatan. Dengan penggunaan media sosial, interaksi dengan orang-orang
di seluruh dunia sangatlah mudah.
Alasan
penggunaan internet berkembang cepat yakni : (1) Biaya, (2) Beragam bentuk
promosi, (3) Personalisasi, (4) Timeless, (5) Digital Branding, (6) Berbasis
lokasi pada tempat yang jauh (Indoworo, 2016). Oleh karena
kegunaanya yang dapat mengemat biaya, waktu dan tenaga serta jangkauannya yang
mendunia. Selain untuk berinteraksi, internet juga digunakan sebagai media berwirausaha
melalui media sosial.
Media
sosial merupakan suatu aktivitas komunikasi pemasaran yang menggunakan media
elektronik (online) dalam menarik konsumen atau perusahaan dalam berbagai
bentuk (gambar, tulisan, dll) untuk meningkatkan kesadaran, citra perusahaan, dan
untuk meningkatkan penjualan (Indika & Jovita, 2017). Hakikatnya
berwirausaha melalui media sosial adalah menjual gambar. Gambar yang mempunyai
resolusi yang bagus dan memiliki kesan tersendiri akan menarik perhatian publik.
Tulisan juga memengaruhi daya tarik masyarakat. Tulisan yang tidak membosankan
akan menarik perhatian, agar publik ingin mengetahui lebih lanjut tentang
produk atau jasa yang ditawarkan.
Penentuan
strategi pasar yang tepat dapat memengaruhi grafik penjualan pada suatu
perusahaan. Jika perusahaan dapat menargetkan pasar secara tepat artinya
perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lainnya. Oleh karena itu, pelaku
wirausahawan bukan hanya jeli terhadap apa yag dibutuhkan masyarakat tetapi
juga jeli terhadap tempat atau media untuk membuka pasar. Media sosial seperti
Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube kini dijadikan media promosi karena
media sosial telah menjadi platform yang kerap digunakan konsumen ketika menghabiskan
waktunya secara online. Jadi, media sosial menjadi tempat yang tepat untuk
mempromosikan produk ke konsumen (Kurniawati & Arifin, 2015).
Wirausaha
Wirausaha
atau entrepreneur yang berasal dari kata bahasa Perancis entreprendre yang
berarti melakukan (to undertake) atau mencoba (trying). Dalam bahasa Indonesia
yang sederhana wirausaha dapat dimaknai sebagai sebuah kemampuan (an ability)
yang di dalamnya termasuk dalam artian ‘usaha’ (effort), aktivitas, aksi,
tindakan dan lain sebagainya untuk menyelesaikan suatu tugas (task) (Juariyah, 2010).
Kewirausahaan merupakan sikap, jiwa,
semangat mulia pada diri seseorang yang inovatif, kreatif, berupaya untuk
kemajuan pribadi dan masyarakat. Jadi alangkah baiknya kalau kewirausahaan itu
ada pada setiap orang (guru, pegawai, pegawai pemerintah, mahasiswa, pelajar,
ibu rumah tangga dll) tidak hanya terbatas pada pengusaha saja (Marganingsih & Pelipa, 2018). Dari teori
tersebut dapat disimpulkan bahwa wirausaha yaitu sikap dan tindakan kreatif
juga inovatif dalam melakukan usaha dengan kemauan yang gigih untuk memajukan
diri sendiri dan masyarakat. Sikap wirausaha bukan harus dimiliki oleh
pengusaha tetapi, juga harus dimiliki
oeh semua kalangan untuk memperbaiki taraf hidup.
PEMBAHASAN
Dalam era globalisasi saat ini, Kita
tidak dapat menghindar ataupun menolak terhadap kemajuan di segala aspek
bidang. Terutama dalam bidang perteknologian dan perekonomian yang semakin lama
semakin berkembang pesat. Seperti teknologi komunikasi, yang kini sudah dilengkapi
dengan adanya internet dan media sosial untuk memudahkan kita berkomunikasi
lebih cepat dengan biaya yang relatif terjangkau, bahkan bukan hanya dapat
berkomunikasi dengan orang dalam satu wilayah melainkan juga dapat berkomunikasi
secara mendunia. Artinya, tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Perkembangan
media sosial yang semakin maju, menarik banyak perhatian masyarakat dari
kalangan muda sampai kalangan orang tua untuk menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, Whatsapp, dan
lain-lain. Berbeda dengan sebelumnya, komunikasi hanya dapat dilakukan melalui
surat pos atau melalui suara yang didengar dari telepon genggam dengan biaya
yang cukup mahal apalagi jika komunikasi dilakukan antarkota maupun antarnegara.
Pengguna media sosial yang semakin
banyak, dimanfaatkan oleh para sebagian penggunanya untuk melakukan aktivitas
wirausaha. Peran media sosial bagi wirausaha sangatlah berdampak besar untuk
kemajuan suatu wirausaha. Jika sebelumnya, wadah para wirausaha adalah harus membangun
atau menyewa toko dipinggir jalan yang strategis dengan biaya yang sudah
ditetapkan untuk mendatangkan konsumen. Namun saat ini, wadah untuk
berwirausaha beralih membuka toko di media sosial. Dengan membuka toko di media
sosial seperti instagram ataupun facebook,
menjadi peluang mendapatkan pasar yang lebih luas, bukan hanya dapat
mendatangkan konsumen dalam satu wilayah tetapi, juga dapat mendatangkan
konsumen dari banyak wilayah bahkan negara dengan biaya yang dapat kita
tentukan sendiri bahkan tanpa biaya.
Berwirausaha menggunakan media
sosial juga mempunyai strategi tertentu untuk mendistribusikan produk atau jasa
yang dihasilkan. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan media sosial
sebagai alat untuk berwirausaha yaitu informasi yang lengkap baik berupa
gambar, video, maupun tulisan. Gambar, video yang jelas dan menarik akan
mengundang perhatian banyak orang. Sedangkan tulisan yang menarik akan
mendapatkan respon yang bagus dari banyak orang. Sehingga, keinginan orang muncul
untuk mengonsumsi produk ataupun jasa yang kita tawarkan. Terakhir adalah hasil
review produk atau jasa yang sudah
kosumen pakai atau konsumsi untuk menambah daya tarik dan meyakinkan orang
terhadap produk maupun jasa yang dihasilkan.
PENUTUP
Simpulan
Pada zaman ini, berwirausaha
dikatakan cukup mudah karena perkembangan media sosial. Media sosial membantu masyarakat untuk berkomunikasi
tanpa terikat oleh tempat dan waktu. Sehingga, dalam berwirausaha dapat
menciptakan pasar yang luas. Ini meudahkan wirausahawan untuk mendistribusikan
dan memperkanalkan produk atau jasanya kepada masyarakat.
Saran
Memanfatkan media sosial di era
perekoniman saat ini untuk berwirausaha agar mengurangi pengangguran serta
dapat membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Pada perekonomian bebas
seperti saat ini, kita harus membuka mata untuk melangkah maju agar tidak
menjadi yang terbelakang.
Daftar Pustaka
Hamzah, Y. I. (2013). Potensi media sosial sebagai sarana
promosi interaktif bagi pariwisata indonesia. Jurnal Kepariwisataan
Indonesia, 8(3), 1–9. Retrieved from
http://www.kemenpar.go.id/userfiles/JKI Vol_8 No_3 2013 - Potensi Media Sosial
Sebagai Sarana Promosi Interaktif Bagi Pariwisata Indonesia.pdf
Indika, D. R., & Jovita, C. (2017). Media Sosial
Instagram Sebagai Sarana Promosi Untuk Meningkatkan Minat Beli Konsumen. Jurnal
Bisnis Terapan, 1(01), 25. https://doi.org/10.24123/jbt.v1i01.296
Indoworo, H. E. (2016). Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Melalui
Peran Sosial Media. Jurnal Informatika Upgris, 2(1), 45–55.
https://doi.org/10.26877/jiu.v2i1.1067
Juariyah, B. dan S. (2010). Jurnal Ekonomi & Pendidikan,
Volume 7 Nomor 1, April 2010. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 7(April),
58–81.
Kurniawati, D., & Arifin, N. (2015). Strategi Pemasaran
Melalui Media Sosial dan Minat Beli Mahasiswa. Jurnal Manajemen, 1(2),
194–195.
Marganingsih, A., & Pelipa, E. D. (2018). Pengaruh
Pelatihan Keterampilan Berwirausaha Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa. VOX
EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 83–93.
https://doi.org/10.31932/ve.v8i2.42